TANGSEL, BANTENLIVE.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan prestasi olahraga, khususnya cabang olahraga bola basket. Hal ini disampaikan Kepala Dispora Tangsel, Mukroni, saat menghadiri ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) di Respect Basket Ball Arena, Minggu (19 April 2026).

Mukroni menegaskan bahwa capaian prestasi yang telah diraih sebelumnya tidak boleh berhenti, melainkan harus terus ditingkatkan. Ia melihat potensi besar dari cabang bola basket yang dinilai mampu menjadi kekuatan utama Tangsel dalam berbagai ajang olahraga ke depan.

Menurutnya, keberhasilan turnamen yang tengah berlangsung menjadi modal penting untuk membangun prestasi yang lebih tinggi. Dirinya akan memastikan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar lahir tim-tim unggulan yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Kita ingin Tangerang Selatan menjadi pusat prestasi di setiap event olahraga. Ini bukan hanya target, tapi harus menjadi arah bersama dalam pembinaan atlet,” ujarnya.

Mukroni juga menekankan pentingnya kesiapan mental para atlet. Ia mengingatkan bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika berbeda, baik dari sisi teknis, suasana, hingga kondisi venue, sehingga atlet harus mampu beradaptasi dengan cepat.

Terkait isu banyaknya atlet potensial yang berpindah daerah, Mukroni menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk memastikan sistem pembinaan dan dukungan anggaran dapat lebih optimal, sehingga atlet berprestasi tetap bertahan di Tangsel.

Sementara itu, Ketua Umum DPC PERBASI Kota Tangsel, Mohammad Hisyam Diah, mengungkapkan bahwa Kejurkot menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten.

Ia menyebut Tangsel saat ini untuk Basket berstatus juara bertahan setelah meraih medali emas di sektor putra dan putri pada edisi sebelumnya. Oleh karena itu, Kejurkot dimanfaatkan sebagai ajang seleksi untuk membentuk tim terbaik.

“Dari hasil Kejurkot ini kita susun kerangka tim untuk Popda dan Porprov. Ini jadi tolak ukur kesiapan atlet,” katanya.

Hisyam juga mengapresiasi perkembangan kompetisi Basket yang semakin merata. Jika sebelumnya hanya didominasi segelintir tim, kini klub-klub yang sebelumnya berada di papan tengah mulai menunjukkan peningkatan signifikan hingga mampu menjadi juara.

“Ini menandakan pembinaan kita sudah mulai merata. Persaingan semakin sehat dan kualitas atlet Basket meningkat,” ujarnya.

Untuk Porprov Banten 2026, Hisyam memasang target ambisius, yakni menyapu bersih empat medali emas dari nomor 5×5 dan 3×3, baik putra maupun putri. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai mengingat persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu melalui training camp (TC) yang intensif.

Seluruh atlet yang disiapkan, lanjutnya, merupakan putra daerah asli Tangsel tanpa perekrutan dari luar. Hal ini menjadi bukti bahwa potensi lokal dinilai cukup kuat untuk bersaing di tingkat provinsi.

“Target kita empat emas. Persiapan sudah matang, dan kita percaya dengan kemampuan atlet binaan sendiri,” tegasnya.

Dengan sinergi antara Dispora, Perbasi, dan KONI, Tangsel optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan olahraga di Banten, sekaligus mencetak prestasi gemilang di ajang Porprov 2026.

Malik Abdul Aziz
Editor
Malik Abdul Aziz
Reporter