TANGSEL, BANTENLIVE.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah Material Recovery Facility (MRF) di TPA Cipeucang rampung pada tahun ini. Proyek tersebut digadang-gadang menjadi salah satu solusi untuk mengurai persoalan sampah yang tak kunjung tuntas.
Wali Kota Tangerang Selatan memastikan, pembangunan MRF di TPA Cipeucang saat ini sudah masuk tahap persiapan, mulai dari penganggaran hingga proses pelelangan yang tengah berjalan.
“Tahun ini akan kita laksanakan di Cipeucang. Targetnya harus selesai tahun ini,” tegasnya.
Target ambisius tersebut muncul di tengah tekanan persoalan sampah yang terus menjadi sorotan, baik dari DPRD maupun masyarakat. Pengelolaan sampah di Tangsel dinilai masih belum optimal dan kerap menimbulkan dampak lingkungan.
MRF sendiri dirancang sebagai fasilitas pemilahan dan pengolahan sampah sebelum masuk ke tahap akhir, sehingga diharapkan mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir serta meningkatkan efisiensi pengelolaan.
Namun demikian, percepatan proyek ini menjadi krusial mengingat keterbatasan kapasitas pengolahan yang selama ini menjadi kendala utama. Keterlambatan pembangunan dikhawatirkan akan memperparah penumpukan sampah di masa mendatang.
Selain pembangunan MRF, Pemkot Tangsel juga tengah mengincar program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang. Pemerintah kota menyatakan minat untuk masuk dalam skema batch 2, baik melalui pola aglomerasi maupun mandiri.
Meski peluang terbuka, kepastian pelaksanaan program tersebut masih menunggu keputusan pemerintah pusat. Pemkot berharap proses lelang bisa dimulai pada semester pertama tahun ini.
Di tengah berbagai rencana tersebut, publik kini menunggu realisasi konkret di lapangan. Pasalnya, proyek-proyek pengelolaan sampah kerap menghadapi kendala klasik, mulai dari pembiayaan hingga eksekusi, yang berujung pada molornya target penyelesaian.

Tinggalkan Balasan