BANTENLIVE.COM – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menyabet sembilan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Dari sembilan penghargaan, empat diantaranya merupakan emas dan lima lainnya yaitu PROPER Hijau.

Penghargaan itu merupakan bentuk nyata atas konsistensinya dalam menjalankan operasional bisnis yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, bahwa PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya itu menjadi pondasi penting bagi masa depan industri nasional, dimana pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat berjalan dalam satu arah yang tidak terpisahkan.

Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto mengatakan, penghargaan yang diraih PGN merupakan bukti konsisten perusahaan negara tersebut dalam menghadirkan inovasi.

“PROPER Emas dan Hijau yang didapatkan tahun ini merupakan bukti konsistensi PGN Group tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berdedikasi terhadap penurunan emisi, efisiensi energi, pelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional,” kata Arief.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis gas bumi harus berjalan selaras dengan kelestarian ekosistem sekitar,” tambahnya.

Arief menerangkan, capaian ini juga didukung oleh berbagai inovasi unggulan dalam membantu masyarakat agar lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan mengoptimalkan hasil bumi di lingkungan, program pelatihan keterampilan bagi masyarakat serta pengembangan pengembangan ekonomi kreatif berbasis energi bersih.

Salah satu penghargaan PROPER Emas diberikan kepada Stasiun Kompresor Gas Pagardewa di Sumatera Selatan berkat program inovatif Pesona Tani Dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa) yang dilaksanakan di Desa Pagardewa, Lubai Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun dan ancaman kebakaran lahan.

Selain itu, Pertagas OKA, salah satu area operasi Pertagas menjalankan berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Inovasi yang dilakukan yaitu PERSOFEXT (Personal Fire Extinguisher) yang mampu menurunkan penggunaan air sebesar 4m³, Inovasi Pipa Distribusi WTP desa Karya Jaya yang telah mengurangi timbunan sampah sebesar 0,01038 Ton, serta Industrial Wipes sebagai pengganti kain majun yang dapat mengurangi timbulan limbah B3 sebesar 34,2 kg per tahun.

“PGN Group berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan hidup dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menggerakan ekonomi secara lebih inklusif. Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi aktif PGN untuk tumbuh bersama masyarakat seiring dengan keberlanjutan lingkungan yang terjaga untuk generasi masa depan,” pungkasnya.

Daftar PGN Group yang mendapatkan penghargaan PROPEE Emas:

1. PGN Stasiun Pagardewa;
2. Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area (OKA);
3. Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA);
4. Pertamina Gas (Pertagas) Operation South Sumatera Area (OSSA).

Sementara PGN Group yang mendapatkan PROPER Hijau diantaranya:

1. Pertamina Gas (Pertagas) Operation West Java Area (OWJA);
2. PGN Stasiun Panaran;
3. PGN Stasiun Cimanggis;
4. PGN Sales and Operation Region III;
5. Saka Energi Indonesia. (ADR)

Nadia Lisa Rahman
Editor