TANGSEL, BANTENLIVE.COM – Cabang olahraga Sambo Kota Tangerang Selatan (Sambo Tangsel) tak ingin sekadar menjadi peserta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Berstatus sebagai tuan rumah, Sambo Tangsel langsung membidik predikat juara umum dengan target ambisius meraih sembilan medali emas dari 12 nomor yang akan dipertandingkan.
Target tersebut disampaikan setelah Sambo dipastikan masuk dalam daftar cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangsel, Heris Cahya Kusuma, menegaskan status tuan rumah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendulang prestasi tertinggi.
“Kesempatan ini harus dimaksimalkan. Dari 12 nomor pertandingan yang tersedia, kami menargetkan sembilan medali emas dan membawa Tangsel menjadi juara umum cabang olahraga Sambo,” ujar Heris, Kamis (25 Juni 2026).
Untuk merealisasikan target tersebut, Persambi Tangsel terus menggenjot persiapan atlet melalui program latihan yang terstruktur. Fokus pembinaan tidak hanya pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga penguatan fisik serta kesiapan mental bertanding.
Heris mengungkapkan seluruh nomor pertandingan telah memiliki atlet yang siap diturunkan. Sebanyak 12 atlet dipersiapkan untuk mengisi masing-masing kelas yang akan dipertandingkan.
“Semua kelas sudah terisi. Atlet yang kami siapkan sesuai dengan nomor yang dipertandingkan sehingga tidak ada kelas yang kosong,” katanya.
Menurutnya, pola latihan disesuaikan dengan karakteristik pertandingan Sambo yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni Sport Sambo dan Combat Sambo.
Pada kategori Sport Sambo, atlet dituntut menguasai teknik bantingan dan kuncian yang menjadi poin utama dalam pertandingan. Sementara pada Combat Sambo, atlet diperbolehkan melakukan pukulan dan tendangan selain teknik bantingan, sehingga pertandingan berlangsung lebih agresif.
“Sport Sambo lebih menonjolkan teknik grappling seperti judo dan gulat. Sedangkan Combat Sambo mengombinasikan bantingan dengan pukulan serta tendangan sehingga lebih dinamis,” jelasnya.
Rencananya, pertandingan Sambo Porprov Banten 2026 akan digelar di kawasan Plaza Balai Kota Tangsel. Lokasi tersebut dinilai strategis sekaligus menjadi keuntungan tersendiri bagi atlet tuan rumah karena dapat bertanding di hadapan publik sendiri.
Dukungan langsung masyarakat diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal dan mengamankan target medali yang telah ditetapkan.
Meski optimistis, Persambi Tangsel tidak menutup mata terhadap kekuatan daerah lain. Kota Tangerang diprediksi menjadi rival utama dalam perebutan gelar juara umum karena memiliki sejumlah atlet yang dinilai kompetitif.
“Kota Tangerang masih menjadi lawan yang paling kami waspadai. Mereka memiliki kualitas atlet yang cukup baik dan berpotensi menjadi pesaing utama,” ungkap Heris.
Porprov Banten 2026 juga menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga Sambo di daerah. Untuk pertama kalinya, cabang bela diri yang berasal dari Rusia itu dipertandingkan secara resmi dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Banten.
Momentum tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin berkembangnya olahraga Sambo di tengah masyarakat, sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan target yang sudah dipatok tinggi, Sambo Tangsel kini bersiap membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru olahraga bela diri di Banten sekaligus mengukuhkan dominasi di rumah sendiri pada Porprov VII Banten 2026.

Tinggalkan Balasan