BANTENLIVE.COM- Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport melalui Independence Heritage Brunch, sebuah pengalaman bersantap yang membawa tamu menjelajahi ragam kuliner khas Nusantara di momen 17 Agustus dalam satu meja.
Digelar di Daily Social, restoran all-day dining milik Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport, acara ini menghadirkan pilihan hidangan tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia.
Kreasi tersebut dikurasi oleh Executive Chef John Tarigan dengan pendekatan modern yang tetap mempertahankan karakter rasa aslinya.
Chef John Tarigan Padukan Tradisi dan Teknik Modern di Sheraton Jakarta
Bagi Chef John Tarigan, kuliner Indonesia bukan sekadar hidangan yang mengenyangkan. Di balik setiap resep terdapat cerita, sejarah, kebiasaan masyarakat, hingga filosofi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Melalui Independence Heritage Brunch, ia mencoba menerjemahkan kekayaan tersebut ke dalam pengalaman kuliner yang lebih modern.
“Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Setiap daerah memiliki ciri khas dan filosofi tersendiri,” ujar John Tarigan, Executive Chef Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport.
Menurutnya, penggunaan teknik memasak masa kini bukan berarti harus menghilangkan identitas hidangan tradisional. Justru, teknik tersebut dapat digunakan untuk memperkuat tekstur, kualitas, dan pengalaman bersantap tanpa mengorbankan cita rasa autentik.
Sejumlah menu yang menjadi bagian dari sajian Independence Heritage Brunch antara lain Iga Konro khas Makassar, Barramundi Pucung khas Betawi, Ayam Bakar Serpeh khas Rembang, serta Es Selendang Mayang sebagai hidangan penutup khas Betawi.
Keberagaman menu tersebut menjadi cara untuk memperkenalkan karakter kuliner dari berbagai wilayah Indonesia kepada para tamu dalam satu pengalaman bersantap.
Semur Betawi Jadi Salah Satu Sajian Unggulan
Salah satu hidangan yang mendapat perhatian khusus adalah Semur Daging Khas Betawi. Hidangan klasik yang lekat dengan tradisi kuliner Jakarta tersebut diolah menggunakan Australian Beef premium.
Chef John menggunakan teknik sous vide untuk menghasilkan tekstur daging yang lembut. Setelah melalui proses tersebut, daging dipadukan dengan bumbu semur sehingga cita rasa rempah dapat meresap secara optimal.
Perpaduan antara teknik kuliner modern dan bumbu tradisional ini menjadi gambaran pendekatan yang diusung dalam Independence Heritage Brunch: mempertahankan identitas masakan Indonesia sambil memberikan pengalaman baru kepada penikmatnya.
Konsep yang dihadirkan tidak hanya berbicara mengenai menu tradisional. Perhatian terhadap asal bahan pangan juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Sejumlah sayuran yang digunakan dalam hidangan berasal dari Chef Garden yang berada di area hotel. Sementara bahan segar lainnya diperoleh dari petani lokal di sekitar kawasan hotel.
Penggunaan bahan pangan lokal menjadi salah satu upaya untuk memperpendek rantai distribusi dari sumber bahan menuju dapur. Selain membantu menghadirkan bahan yang lebih segar, pendekatan tersebut berpotensi mengurangi dampak transportasi terhadap lingkungan.
Pada saat yang sama, langkah ini memberikan ruang bagi produsen dan petani lokal untuk menjadi bagian dari ekosistem kuliner hotel.
Independence Bazaar Gandeng UMKM Tangerang Raya
Perayaan HUT RI di Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport tidak berhenti di meja makan.
Hotel tersebut juga menghadirkan Independence Bazaar pada 13–17 Agustus 2026 di area Pre-function. Kegiatan ini menggandeng pelaku UMKM dari Tangerang Raya dan menghadirkan berbagai produk lokal.
Pengunjung dapat menemukan beragam kerajinan tangan, batik khas Tangerang, oleh-oleh, hingga camilan tradisional.
Kolaborasi ini memberikan pengalaman berbeda bagi tamu hotel. Selain menikmati sajian kuliner Nusantara, mereka juga dapat melihat langsung produk kreatif yang dihasilkan pelaku usaha dari wilayah sekitar.
Marketing Communication Manager Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport, Ega Chandra, mengatakan perayaan kemerdekaan tahun ini dirancang agar memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami ingin perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para tamu,” kata Ega.
Menurutnya, keterlibatan UMKM menjadi bagian dari komitmen hotel untuk mendukung komunitas lokal sekaligus mempertemukan tamu dengan budaya dan kearifan masyarakat di sekitar hotel.
Inisiatif kuliner dan bazaar tersebut juga membawa semangat Together We Thrive, yaitu menciptakan ruang bagi tamu, komunitas, serta budaya lokal untuk saling terhubung dan berkembang bersama.
Bagi Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport, hospitality tidak hanya tentang memberikan kenyamanan kepada tamu. Pengalaman menginap dan bersantap juga dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar.
“Melalui Independence Heritage Brunch dan Independence Bazaar, kami berharap para tamu tidak hanya menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dan sahabat, tetapi juga membawa pulang pengalaman yang memperkenalkan kekayaan kuliner serta kreativitas masyarakat lokal,” ujar Ega.
Harga Independence Heritage Brunch dan Promo Buy 1 Get 1
Independence Heritage Brunch diselenggarakan pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 11.00–14.00 WIB di Daily Social, Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport.
Harga yang ditawarkan sebesar Rp488.000++ per orang. Tamu juga mendapatkan complimentary Coca-Cola Mocktail saat kedatangan.
Dalam rangkaian promosi Hari Kemerdekaan, tersedia pula penawaran Buy 1 Get 1.
Bagi yang ingin melakukan reservasi, pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp Daily Social di +62 813-8556-4604.
Kehadiran Coca-Cola Mocktail tersebut juga menjadi bagian dari perkembangan kerja sama global antara Marriott International dan The Coca-Cola Company.
Pada Juli 2026, The Coca-Cola Company diumumkan sebagai mitra minuman global Marriott untuk sejumlah kategori, dengan implementasi yang dilakukan secara bertahap di berbagai properti Marriott di dunia.
Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport berada sekitar 1,6 kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Lokasi tersebut membuat hotel ini menjadi salah satu pilihan akomodasi yang mudah dijangkau oleh pelancong domestik maupun internasional.
Hotel ini memadukan konsep urban resort dengan karakter hospitality Sheraton. Tersedia 227 kamar dan suite dengan pilihan pemandangan yang mengarah ke taman, kolam renang, maupun area landasan pacu bandara.
Melalui Independence Heritage Brunch dan Independence Bazaar, perayaan HUT RI di Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport pun hadir dengan pendekatan yang lebih luas.
Bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga mengenal kembali warisan kuliner Indonesia, mencicipi produk lokal, serta memberi ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan kreativitas mereka.

Tinggalkan Balasan