TANGSEL, BANTENLIVE.COM— Sebuah restoran di Jalan Puspiptek, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa 17 Maret 2026 malam hangus terbakar.

Api yang cepat membesar menghanguskan hampir seluruh bangunan dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Kepala Bidang Pemadaman Damkar (Damkar) Tangsel, Omay Komarudin, menyebut proses pemadaman berlangsung cukup lama karena kondisi bangunan yang mudah terbakar.

“Laporan masuk sekitar pukul 20.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan kurang lebih pukul 22.40 WIB,” ujarnya di lokasi kejadian.

Sebanyak 11 unit armada pemadam diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Rinciannya, sembilan unit berasal dari Kota Tangerang Selatan dan dua unit bantuan dari Kabupaten Tangerang.

Material bangunan restoran yang didominasi bambu, kayu, dan ilalang membuat api dengan cepat merambat dan membesar. Kobaran api bahkan sempat terlihat dari jarak jauh dan menarik perhatian warga sekitar.

Selain itu, proses pemadaman sempat terkendala kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi serta keterbatasan sumber air, yang memperlambat distribusi suplai air ke titik api.

“Bangunan berbahan bambu dan kayu membuat api cepat membesar,” kata Omay.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Meski demikian, dua petugas Damkar mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal saat proses pemadaman berlangsung.

Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis berupa bantuan oksigen di lokasi.

Kerusakan bangunan dilaporkan hampir total, dengan tingkat kehancuran mencapai 99 persen.

“Korban jiwa nihil, tapi kerusakan hampir seluruh bangunan,” ujar Omay.