JAKARTA, BANTENLIVE.COM— Lonjakan mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 diprediksi tetap tinggi sehingga mendorong pelaku industri kendaraan komersial meningkatkan kesiapan layanan.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) membuka layanan servis dalam program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026 untuk menjaga performa armada bus tetap optimal di jalur mudik di lintas Pulau Jawa-Sumatera pada 17-28 Maret 2026.

Data Kementerian Perhubungan, pergerakan jumlah pemudik pada Lebaran 2026 ini mencapai sekitar 143,9 juta atau 50 persen lebih jumlah penduduk Indonesia.

Angka itu juga menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi pemudik, termasuk bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang melayani 23 juta penumpang.

Dengan besarnya potensi pergerakan tersebut, kesiapan armada menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

mudik lebaran 2026
Peta 12 titik layanan bengkel siaga 24 jam Mercedez-Benz Bus Lebaran Rescue 2026 d lintas Jawa-Sumatera.

DCVI pun menyiapkan 12 titik layanan strategis di jalur utama transportasi nasional, terdiri dari delapan bengkel siaga dan empat titik servis cepat.

Presiden Director DCVI, Naeem Hassim, menegaskan bahwa musim mudik identik dengan beban operasional ekstrem bagi kendaraan komersial.

“Bus harus menempuh perjalanan jarak jauh dengan frekuensi tinggi, bahkan lintas pulau,” katanya dalam siaran persnya, Selasa 17 Maret 2026.

Menurutnya, kehadiran layanan ini menjadi solusi untuk meminimalkan potensi gangguan teknis di tengah padatnya arus kendaraan, terutama saat puncak mudik yang diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret 2026.

Dalam praktiknya, service point yang disiapkan DCVI difokuskan pada penanganan cepat di lapangan. Setiap titik dilengkapi perangkat diagnosis khusus Mercedes-Benz yang mampu membaca kondisi kendaraan secara akurat dalam waktu singkat.

Teknologi ini memungkinkan mekanik langsung mengidentifikasi sumber masalah, mulai dari sistem elektrikal hingga komponen utama kendaraan.

Setelah diagnosis, proses dilanjutkan dengan pengujian fungsi dan uji jalan jika diperlukan.

Pendekatan berbasis data ini terbukti efektif memangkas waktu perbaikan, sehingga unit dapat kembali beroperasi tanpa mengganggu jadwal perjalanan.

mudik lebaran 2026
PT DVCI menyiapkan teknisi bersertifikasi global di setiap titik layanan bengkel bus 24 jam di lintas Pulau Jawa-Sumatera selama musim mudik lebaran 2026, pada 17-28 Meret 2026.

Musim Mudik Lebaran 2026 Teknisi Siaga 24 Jam

Tak hanya mengandalkan teknologi, DCVI juga memastikan kesiapan teknisi melalui program pelatihan berstandar global Daimler Truck.

Mekanik yang bertugas telah melalui jenjang sertifikasi mulai dari Qualified Maintenance Technician (QMT), Qualified System Technician (QST), hingga Certified Diagnostic Technician (CDT).

Setiap posko layanan minimal diperkuat satu teknisi bersertifikasi QST yang memiliki kemampuan analisis sistem kendaraan secara menyeluruh.

Head of Customer Service and Parts Operation DCVI, Handika Sembiring, menegaskan bahwa kualitas teknisi menjadi faktor penentu kecepatan penanganan kendaraan di lapangan.

Seluruh titik layanan memiliki cakupan operasional hingga radius 150 kilometer. “Tim teknisi disiagakan selama 24 jam dengan estimasi waktu respons awal sekitar 10 menit sejak laporan diterima,” kata Handika.

Mayoritas gangguan teknis dapat ditangani langsung di lokasi, dengan waktu pengerjaan rata-rata antara 30 menit hingga satu jam, khususnya untuk masalah elektrikal yang umum terjadi saat perjalanan jarak jauh.

Langkah ini menjadi penting mengingat dominasi penggunaan kendaraan pribadi dan kepadatan lalu lintas di jalur utama, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera yang menjadi pusat arus mudik terbesar.

Selain layanan teknis, lanjut Handika, DCVI juga memberikan berbagai keuntungan bagi operator bus selama periode mudik, mulai dari konsultasi teknis gratis hingga pembebasan biaya jasa servis darurat.

“Promo suku cadang juga disiapkan untuk menjaga efisiensi operasional armada,” ulasnya.

Dengan kombinasi jaringan layanan luas, teknologi diagnosis modern, serta dukungan teknisi bersertifikasi global, DCVI menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan armada bus Mercedes-Benz.

“Di tengah mobilitas jutaan pemudik yang terus meningkat setiap tahun, kesiapan layanan purna jual seperti ini menjadi elemen penting dalam memastikan perjalanan mudik tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Handika.

12 Titik Program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026

8 Bengkel Siaga
1. Medan: PT Kanindo Mitra Usaha
2. Pekanbaru: PT Mas Auto Germania
3. Lampung: PT Alun Indah Lampung
4. Jakarta: PT Hartono Raya Motor Jakarta
5. Bandung: PT Citrakarya Pranata
6. Semarang: PT Hartono Raya Motor Semarang
7. Yogyakarta: PT Kalimas Arubu Indonesia
8. Surabaya: PT Transforma Oto Prima

4 Titik Servis
1. RM Brawijaya – Cirebon: PT Citrakarya Pranata
2. RM Raos Eco – Gringsing: PT Hartono Raya Motor Semarang
3. RM Lestari – Kebumen: PT Transforma Oto Prima
4. RM Puritama – Situbondo: PT Hartono Raya Motor Surabaya

Erwantoro Husada
Editor
Erwantoro Husada
Reporter