BANTENLIVE.COM- PT Selaras Jaya Sakti memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan pelanggan di Banten melalui kegiatan gathering yang mempertemukan pelanggan, calon pelanggan, pemilik proyek, kontraktor, aplikator, hingga reseller.

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi Selaras Jaya Sakti untuk memperkenalkan lebih jauh posisi perusahaan sebagai distributor resmi International Paint untuk produk marine coating dan protective coating di Banten serta wilayah sekitarnya.

Direktur PT Selaras Jaya Sakti, Yohannes Jonny, mengatakan gathering tersebut merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan perusahaan di wilayah Banten.

Acara itu turut mendapat dukungan dari prinsipal International Paint yang berbasis di Belanda.

“Kegiatan kita adalah gathering dengan customer-customer, calon customer, owner-owner project, disuport sama principal kita yang dari Belanda. Jadi kita kumpul, acara ini baru pertama kali, baru pertama kali di Banten, karena kita adalah distributor dari International Paint yang resmi, di official kan oleh mereka,” tutur Jonny di The Springs Club, Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Menurut Jonny, respons peserta terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Tingginya minat bahkan membuat jumlah peserta harus disesuaikan dengan kapasitas acara.

“Responnya mereka sangat senang sekali sampai kita batasi. Jadi, mereka sangat tertarik sekali untuk gathering seperti ini karena jarang sekali mereka mendapatkan hal seperti ini,” paparnya.

Fokus pada Produk Marine dan Protective Coating

PT Selaras Jaya Sakti merupakan perusahaan distribusi yang berfokus pada produk marine coating dan protective coating, termasuk produk dari International Paint.

International Paint memiliki sejarah sebagai merek yang berasal dari Inggris sebelum kemudian berada di bawah kepemilikan perusahaan asal Belanda.

Produk tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia maupun ekspor.

Di Indonesia, Selaras Jaya Sakti dipercaya menangani distribusi untuk wilayah Banten dan sekitarnya.

Posisi tersebut membuat perusahaan berada lebih dekat dengan berbagai sektor industri yang membutuhkan perlindungan terhadap korosi.

“Selaras ini itu sebenarnya perusahaan distribusi untuk produk khusus marine coating. Dalam hal ini kan International Paint. Jadi, International Paint sendiri itu sebenarnya produk Inggris tapi dibeli oleh perusahaan Belanda. Dia memproduksi produknya sendiri untuk di Indonesia dan ekspor. Nah, kalau di Indonesia ini kebetulan di Banten, dia mempercayakan kita, Selaras, sebagai distribusi untuk wilayah Banten dan sekitarnya. Jadi kalau untuk kebutuhan cat marine coating atau protective coating, misalkan kayak di petrochemical, power plant, ya kan, terus di industri, perusahaan industri yang berhubungan dengan coating anti-karat seperti itu, kita bisa support,” paparnya.

Gathering Libatkan Beragam Pelaku Industri

Peserta gathering berasal dari berbagai latar belakang bisnis yang berkaitan dengan industri coating.

Selain pelanggan, kegiatan tersebut dihadiri kontraktor, aplikator pengecatan, pemilik proyek, serta reseller yang memperoleh produk dari distributor untuk dipasarkan kembali.

Jaringan perusahaan juga mencakup pemilik proyek dari sektor pemerintahan maupun industri.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperluas komunikasi antara distributor dengan para pengguna dan mitra di lapangan.

Bagi Selaras Jaya Sakti, hubungan langsung dengan pelanggan menjadi bagian penting untuk memahami kebutuhan pasar sekaligus memberikan dukungan yang lebih cepat.

Basis BSD Jadi Keunggulan Distribusi

Salah satu fokus Selaras Jaya Sakti adalah mendekatkan layanan distribusi dengan pelanggan di kawasan Tangerang, Tangerang Selatan, dan wilayah Banten lainnya.

Lokasi operasional yang berada di kawasan BSD dinilai memberikan keuntungan dari sisi jarak dan waktu, terutama ketika pelanggan membutuhkan ketersediaan stok produk.

“Goals nya adalah kita lebih engage dan mereka tahu kita posisinya di sini dekat gitu loh. Dibanding di Tangerang, Tangerang Selatan ini, jadi untuk untuk stok segala macam bisa lebih cepat, lebih dekat, dibanding kita ngambil dari Cikarang sana karena waktu, distance kan cukup panjang, jauh gitu loh. Dan kita juga bisa produksi sendiri dengan mesin yang ada di BSD, dengan volume yang medium-low, ya. Gitu loh, jadi kita bisa produksi sendiri dengan warna-warna acuan standar industri, RAL seperti itu, kita kita bisa produksi,” ungkapnya.

Selain distribusi, perusahaan juga memiliki kemampuan produksi dengan kapasitas medium-low melalui fasilitas yang berada di BSD.

Produksi tersebut memungkinkan perusahaan memenuhi kebutuhan tertentu dengan mengacu pada standar warna industri, termasuk RAL.

Kemampuan ini menjadi salah satu opsi untuk memberikan layanan yang lebih fleksibel kepada pelanggan.

Jonny menilai industri painting dan coating di Indonesia masih memiliki peluang untuk berkembang.

Kebutuhan pembangunan infrastruktur, aktivitas industri, proyek baru, serta pemeliharaan fasilitas menjadi sejumlah faktor yang berpotensi menjaga permintaan produk coating.

Sektor oil and gas juga dinilai tetap menjadi salah satu pasar yang membutuhkan produk perlindungan terhadap korosi, baik untuk proyek baru maupun kegiatan maintenance.

Namun, industri coating juga menghadapi tantangan dari sisi bahan baku.

Menurut Jonny, sebagian bahan baku masih bergantung pada impor sehingga perubahan nilai tukar dolar dapat berdampak terhadap biaya produksi dan harga produk.

“Sebenarnya Indonesia tuh masih berpeluang. Karena dengan dengan sumber daya yang ada, kita sangat belum dimaksimalkan. Terus dengan iklim usaha yang tetap disuport sama pemerintah, jadi harusnya berkaitan dengan industri painting ini, itu sangat berpeluang sekali. Cuma saat ini mungkin karena banyak hal-hal politik eksternal dari luar Indonesia yang mempengaruhi, misalkan dolar, itu sangat mempengaruhi dengan harga kita. Karena kita banyak sekali menggunakan atau membeli barang dari luar negeri. Sekitar mungkin 70% bahan baku kita masih impor, walau kita bikin di Indonesia gitu. Jadi itu sangat mempengaruhi. Dan dari pemerintah sendiri kan dia lagi menggalakkan membangun pembangunan infrastruktur segala macam, ya kan. Itu sangat membantu kita. Oil and gas juga masih hidup, kan. Jadi maintenance, proyek-proyek baru kita akan support di situ. Tapi sangat berpeluanglah, masih challenging-lah,” paparnya.

Ketergantungan terhadap bahan baku impor menjadi salah satu perhatian bagi pelaku industri coating.

Fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi biaya pengadaan bahan baku dan kemudian berimbas pada struktur harga produk.

Sektor Migas dan Petrokimia Jadi Pasar Banten

Karakteristik industri di Banten membuat kebutuhan marine coating dan protective coating cukup beragam.

Selain sektor migas, kawasan pesisir dan sentra industri juga menjadi pasar yang membutuhkan produk perlindungan dengan performa tinggi.

Jonny menyebut sektor petrokimia, manufaktur, hingga perusahaan yang memproduksi berbagai komponen untuk kebutuhan industri turut menjadi bagian dari pasar yang dilayani.

“Sektornya tetap migas, oil and gas. Kalau di Banten sendiri karena migas kan banyaknya di lepas pantai, ya kan. Di Banten sendiri lebih ke pinggir pantai, kayak petrochemical, kayak Chandra Asri, Asahimas, seperti itu. Terus sama beberapa perusahaan-perusahaan yang di sekitar Tangerang ini yang dia industri lah. Dia bikin kayak misalkan apa namanya, trafo, kayak valve-valve juga buat oil and gas juga, tapi dia bikin di sini gitu lah, seperti itu. Structure, kontraktor-kontraktor structure yang mem- yang membutuhkan perlindungan dengan performancetinggi,” ungkapnya.

Kebutuhan coating pada sektor tersebut tidak hanya muncul ketika pembangunan fasilitas baru berlangsung.

Perlindungan terhadap korosi juga dibutuhkan dalam kegiatan pemeliharaan atau maintenance terhadap struktur dan peralatan yang telah beroperasi.

Kondisi tersebut membuka ruang bagi distributor untuk tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga memberikan dukungan yang lebih dekat kepada pelanggan di wilayah operasionalnya.

Melalui kegiatan gathering, PT Selaras Jaya Sakti berupaya memperkuat komunikasi dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan kapasitas layanan perusahaan sebagai distributor resmi International Paint di Banten.

Dengan dukungan fasilitas di BSD, perusahaan juga mendorong layanan distribusi yang lebih dekat untuk memenuhi kebutuhan marine coating dan protective coating bagi berbagai sektor industri di Banten dan sekitarnya.

Nadia Lisa Rahman
Editor