TANGSEL,BANTENLIVE.COM Marissa Sutanto, Drummer Panci tampil atratif menggunakan alat musik recycle dari berbagai peralatan rumah yang sukses mengundang perhatian dan interaksi masyarakat di Car Free Day (CFD) BSD Kota Tangerang Selatan, Minggu (6 September 2026).

Penampilan Marissa Sutanto merupakan bagian dari kolaborasi bersama Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan, sekaligus memeriahkan perayaan 20 tahun Saint John Catholic School. Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Marissa Sutanto tampil bersama tiga vokalis, Rizki, Esther, dan Susan, serta dua personel rampak remaja, Arbi dan Jeriel. Kehadiran kedua remaja tersebut menambah energi dan warna tersendiri dalam pertunjukan, sekaligus menunjukkan keterlibatan generasi muda dalam karya seni dan musik kreatif.

Penampilan tersebut sekaligus menjadi bagian dari promosi lagu “KITA INDONESIA”, yang dibawakan bersama kolaborasi tarian tradisional dari Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Tangerang Selatan.

Marissa Susanto drummer panci dengan temen-teman Dance Tangsel
Marissa Sutanto drummer panci dengan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Tangerang Selatan

Perpaduan musik recycle, vokal, rampak remaja, dan tarian tradisional menghadirkan pesan bahwa kreativitas, budaya, dan semangat kebangsaan dapat dikemas secara modern, menyenangkan, dan dekat dengan masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak M. Ervin Ardani selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan atas kepercayaan dan kerja samanya. Senang sekali bisa membawa musik recycle dan pesan KITA INDONESIA ke ruang publik, sekaligus berkolaborasi dengan IODI Tangsel dan melibatkan generasi muda,” ujar Marissa.

Suasana CFD pun berlangsung meriah. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berinteraksi dan menikmati pertunjukan yang menggabungkan musik, kreativitas, budaya, generasi muda, dan hiburan dalam satu panggung.

Melalui KITA INDONESIA, Marissa berharap semakin banyak ruang kolaborasi yang dapat mempertemukan karya kreatif dengan masyarakat sekaligus membawa pesan positif tentang persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia.

Malik Abdul Aziz
Editor
Malik Abdul Aziz
Reporter