BANTENLIVE.COM- Sekolah Islam Pamulang (SIP) yang dikelola Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta disebut didatangi dan dikuasai puluhan orang pada Sabtu dini hari, saat sebagian besar pengelola maupun tenaga pendidikan sedang beristirahat.

Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta, Ilham Aufa, menyebut pihaknya baru mengetahui adanya pengambilalihan bangunan setelah rombongan tersebut berada di dalam area sekolah.

Menurut Ilham, kejadian berlangsung menjelang pukul 03.00 WIB. Ia menilai waktu kedatangan membuat pihak yayasan tidak dapat melakukan tindakan pencegahan maupun memberikan respons secara langsung.

“Kami baru tahu tindakan pengambilalihan tersebut setelah para preman itu menguasai bangunan SIP, karena di jam segitu kita semua sedang istirahat,” ujar Ilham.

Ilham juga menuding adanya keterlibatan pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam kejadian tersebut. Ia menyebut seseorang yang diduga merupakan Wakil

Rektor II UIN Jakarta, Imam Subchi, terlihat berada di tengah rombongan dan mengenakan jaket berwarna merah.

Namun, tudingan mengenai keberadaan dan peran individu tersebut dalam kejadian perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.

Yayasan Sebut Sengketa Pengelolaan Belum Selesai

Ilham mengaitkan peristiwa di SIP dengan sengketa pengelolaan sejumlah satuan pendidikan yang selama ini melibatkan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia menyebut kejadian tersebut bukan yang pertama. Menurut pihak yayasan, sebelumnya juga terjadi persoalan terkait pengelolaan Madrasah Pembangunan dan Sekolah Triguna.

Perselisihan tersebut berkaitan dengan kebijakan integrasi satuan pendidikan yayasan ke dalam pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1543 Tahun 2025.

Dari informasi yang didapat, pagar tersebut telah roboh dan dijaga oleh aparat.

Nadia Lisa Rahman
Editor