BANTENLIVE.COM- Komitmen terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh ARYADUTA Lippo Village melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertema Sehat Tanpa Obat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye tahunan Tjakap Djiwa: Harmony Within, yang mengusung pendekatan kesehatan holistik yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga keseimbangan batin dan sosial.

Dalam pelaksanaannya, ARYADUTA Lippo Village menggandeng Lien Tien Kung untuk menghadirkan sesi terapi gerak bagi para lansia di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Husnul Khotimah yang berada di kawasan Islamic Village, Tangerang.

Terapi Gerak Ling Tien Kung: Senam Ringan dengan Dampak Besar

Sekitar 30 lansia perempuan mengikuti terapi Ling Tien Kung, sebuah metode olahraga ringan yang mengandalkan gerakan perlahan, teknik pernapasan, serta aktivasi energi dalam tubuh. Metode ini dikenal sebagai “senam tanpa alat” yang aman bagi lansia.

Manfaat yang dirasakan pun cukup signifikan. Selain membantu mengurangi kekakuan sendi, terapi ini juga mampu melancarkan peredaran darah serta meningkatkan keseimbangan tubuh. Tak hanya itu, pendekatan yang lembut membuat peserta merasa lebih rileks dan nyaman selama sesi berlangsung.

Menariknya, suasana kebersamaan menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Para lansia tampak antusias sejak awal, bahkan beberapa sudah menantikan kehadiran tim sejak siang hari.

Kehangatan Sederhana yang Penuh Makna

Tak hanya fokus pada aktivitas fisik, kegiatan ini juga menghadirkan momen kebersamaan melalui sajian makanan hangat dan bernutrisi. Menu seperti bubur kacang hijau, bubur sumsum, aneka kukusan seperti pisang dan ubi, serta buah segar disajikan untuk melengkapi pengalaman yang menenangkan.

Hal-hal sederhana seperti ini ternyata memberikan dampak emosional yang besar. Kehadiran, perhatian, dan interaksi sosial menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Efek positif dari kegiatan ini tidak berhenti saat acara selesai. Beberapa lansia dilaporkan tidur lebih nyenyak di malam hari. Bahkan, keesokan paginya mereka kembali mempraktikkan gerakan terapi secara mandiri.

Komitmen berkelanjutan juga datang dari komunitas Lien Tien Kung yang siap mendampingi para lansia melalui sesi terapi rutin. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan mereka.

Sumiyati, GM in Charge ARYADUTA Lippo Village, menegaskan bahwa konsep Sehat Tanpa Obat mengajak masyarakat untuk melihat kesehatan secara menyeluruh.

“Kesehatan adalah keseimbangan antara tubuh dan jiwa. Kehadiran dan kebersamaan adalah bagian penting dalam menciptakan harmoni tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua LKSLU Husnul Khotimah, Hanifatul Rizkiya, menyampaikan rasa syukur atas kegiatan ini.

“Kami melihat para lansia menjadi lebih rileks, tenang, dan bersemangat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui program ini, ARYADUTA Lippo Village menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus rumit atau bergantung pada obat-obatan. Gerakan sederhana, perhatian tulus, dan kebersamaan justru menjadi fondasi penting dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik, terutama bagi para lansia.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa harmoni dalam hidup bisa dimulai dari langkah kecil, namun berdampak besar.

Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter